Situasi Kematian Ibu Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2015

0
388

Salah satu Tujuan Pembangunan Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat adalah Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Berbagai Upaya, kebijakan dan Strategi dicanangkan sebagai langkah otimalisasi pencegahan terjadinya kasus kematian ibu karena kehamilan.

Pada tahun 2015 Kematian Ibu sebanyak 52 Kasus kematian yang terjadi di 6 kabupaten Provinsi Sulawesi Barat. Kabupaten Polewali Mandar menjadi kabupaten dengan jumlah kasus kematian terbanyak dengan 17 Kasus Kematian.

Berdasarkan laporan Dinas KEsehatan provinsi Sulawesi Barat melalui Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak masa kematian ibu paling tinggi terjadi pada saat proses melahirkan dengan persentase kejadian kasus sebesar 56%.

Penyebab terbesar terjadinya kehilangan nyawa Ibu karena kehamilan adalah perdarahan sebesar 50% dan Hipertensi dalam kehamilan sebesar 13%.

Berdasarkan Usia Ibu mati paling tinggi terjadi pada usia 20 – 34 Tahun usia ibu dengan persentase kejadian sebesar 69%

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dr. Achmad Azis,M.Kes dalam berbagai kegiatan menekankan pentignya Ibu hamil dalam memeriksakan Proses kehamilan sejak hari pertama kelahiran. Selama 9 bulan Kehamilan, ibu hamil diharapkan minimal memeriksakan kehamilan sebanyak 4 kali ke Tenaga Kesehatan terlatih di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Salah satu Strategi penurunan Kematian Ibu adalah intervensi 1000 hari kehidupan yang dimulai sejak ibu masih dalam usia Remaja. Semoga dengan intervensi ini kasus ematian Ibu bisa kita tekan.

Selain itu Partisipasi lintas sektor seperti Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dalam memberikan advokasi kepada ibu untuk memeriksanakan diri kelayanan kesehatan.

Akses masyarakat terhadap Fasilitas Pelayanan Kesehatan ditengarai menjadi salah satu penyebab masih tingginya kasus kematian ibu di Provinsi Sulawesi Barat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here