Mamuju Tekan Kasus Kematian Ibu, Hanya 1 Kasus hingga Agustus 2025

0
34
Mamuju Tekan Kasus Kematian Ibu, Hanya 1 Kasus hingga Agustus 2025

Kabupaten Mamuju berhasil menekan angka kematian ibu secara signifikan. Hingga Agustus 2025, tercatat hanya 1 kasus kematian ibu, jauh menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 9 kasus.

Penurunan ini tidak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju bersama seluruh Puskesmas. Salah satu upaya strategis yang dijalankan adalah pelaksanaan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR).

AMPSR merupakan sistem siklus berkelanjutan untuk menganalisis kematian dan kesakitan ibu serta bayi. Melalui mekanisme ini, setiap kasus yang terjadi dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi penyebab, merumuskan rekomendasi, serta memastikan adanya respons atau tindakan perbaikan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.

Implementasi AMPSR di Kabupaten Mamuju turut didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2025, yang dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat Puskesmas maupun rumah sakit.

Capaian ini dibahas lebih lanjut dalam kegiatan Evaluasi Program Kesehatan Ibu dan Anak yang digelar di Hotel Marannu, Mamuju, pada 25–27 Agustus 2025. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan strategi lanjutan dalam menurunkan kasus  kematian ibu dan anak di Kabupaten Mamuju.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tenaga kesehatan dan lintas sektor yang telah mendukung upaya penurunan angka kematian ibu.

“Penurunan kasus kematian ibu menjadi salah satu Quick Wins Sulbar Sehat sebagaimana arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S Mengga, untuk mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera,” tegasnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus memperkuat pelayanan, meningkatkan akses ibu hamil terhadap layanan kesehatan, serta memastikan setiap persalinan berlangsung aman dan selamat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here