
Menindaklanjuti Arahan serta Petunjuk Bapak Gubernur Sulbar, untuk Berupaya Maksimal Dalam rangka Penyiapan SDM kesehatan, untuk menjawab salahsatu permasalahan Kesehatan di Prov.Sulbar, yaitu besarnya kesenjangan antara jumlah Penduduk dengan jumlah tenaga kesehatan yg memberikan layanan kesehatan di wilayah Sulawesi barat,..Maka Dinkes Sulbar Terima Audiensi Poltekkes Kemenkes Mamuju Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Pemanfaatan serta Penyiapan Alumni lulusan utk siap baik secara kuantitas maupun kualitas skill serta kemampuan, sesuai kualifikasinya
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan audiensi dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Mamuju dalam rangka penjajakan kerja sama sebagai tindak lanjut dari rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Poltekkes Kemenkes Mamuju.
Audiensi yang berlangsung pada Rabu, 9 April 2025 ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Asran Masdy, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Sementara dari pihak Poltekkes Kemenkes Mamuju, hadir Plt. Direktur, Fajrillah Kolomboy, beserta jajaran.
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi di bidang kesehatan, khususnya dalam hal pendayagunaan alumni Poltekkes Kemenkes Mamuju di wilayah Sulawesi Barat. Rencana penandatanganan MoU tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 21 April 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Kadinkes Sulbar Asran Masdy juga menyampaikan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Kaikoukai Healthcare Group (KHG) dari Jepang. KHG dikenal sebagai institusi layanan kesehatan yang mengembangkan berbagai bentuk pengobatan dan penunjang pelayanan kesehatan, baik di Jepang maupun di luar negeri.
Fasilitas yang dikembangkan KHG mencakup layanan emergency care, preventive medicine, dialysis medical care, rehabilitasi, hingga nursing care, dengan pendekatan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan terpadu. Diharapkan, kerja sama tersebut dapat menjadi referensi dan peluang kolaborasi ke depan, khususnya dalam peningkatan kapasitas tenaga kesehatan lokal.
Pertemuan ini menandai langkah awal dalam upaya penguatan sistem pelayanan kesehatan melalui sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dan siap kerja.