Rapat Kerja Kesehatan daerah, Forum Evaluasi Program Kesehatan Sulbar

0
82

Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar menggelar rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda) tahun 2020 di Hotel Matos dan di ruang auditorium lantai IV Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (24/11).

Rakerkesda ini dibuka langusng oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar. Dalam sambutannya dia mengapreasipelaksanaan Rakerkesda ini sebagai forum para pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program dan merangkum pemikiran positif untuk dirumuskan menjadi solusi mengatasi berbagai permasalahan kesehatan.

“Termasuk menghadirkan mobil ambulans teruntuk bagi pelayanan yang cepat bagi para ibu-ibu hamil yang akan melahirkan dan mobil itu akan disebar di seluruh Kabupaten yang ada di Sulbar,” kata Ali Baal Masdar.

Dia menuturkan, terdapat beberapa poin yang perlu menjadi perhatian dalam Rakerkesda ini, dimulai dari penanganan masalah kesehatan membutuhkan peran aktif berbagai pihak melalui kegiatan lintas sektor termasuk Kementerian atau lembaga, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan lembaga-lembaga swadaya masyarakat dan stakeholder terkait. selanjutnya, disusul dengan kualitas hidup manusia Indonesia ditentukan dengan kualitas pendidikan dankesehatan.

“Dimana sektor tersebut menjadi program prioritas Pemprov Sulbar melalui program Marasa, Mandiri, cerdas dan sehat yang tertuang dalam RPJMD  tahun2017 – 2022 dalam berbagai bentuk program untuk kemandirian kecerdasan dan kesehatan,” jelas Gubernur Sulbar.

“Saya berharap Rakerkesda ini menjadi forum untuk lebih meningkatkan koordinasi sinkronisasi dan penajaman program pembangunan kesehatan termasuk penguatan kolaborasi pusat dan daerah untuk mewujudkan cakupan kesehatan semesta khususnya di Sulbar,” sambungnya.

Dia menambahkan, berbagai permasalahan kesehatan dari hulu sampai Hilir merupakan tantangan yang harus dihadapi dalam bentuk program yang konkrit. Olehnya itu Rakerkesda ini diharap mampu memberikan hal yang terbaik bagi masyarakat, kiranya  permasalahan yang semakin Kompleks karena pandemi  covid-19 harus segera dilakukan  penanganan terpadu di berbagai sektor.

“Saya berharap acara ini tidak sebatas kegiatan seremonial belaka SDM unggul Sulbar maju dan Malaqbi jangan sampai slogan saja melainkan menjadi penyemangat untuk memberikan kontribusi pemikiran yang positif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan sektor kesehatan di Sulbar untuk mewujudkan provinsi yang maju dan Malaqbiq,” ujar mantan Bupati Polman dua periode itu

Menteri Kesehatan RI, diwakili staf ahli bidang hukum Kementerian Kesehatan, dr. Kuwat Sri Hudoyo menyampaikan, saat ini Indonesia masih merasakan duka yang mendalam akibat pandemi covid-19 yang telah menimbulkan korban yang begitu besar yang tidak hanya di seluruh Indonesia namun juga dirasakan oleh seluruh penjuru dunia dari berbagai negara-negara.

Selain itu, hendaknya seluruh masyarakat harus terus waspada akan adanya pandemik mengingat di bulan Desember mendatang terutama Sulbar akan menghadapi pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah di empat Kabupaten secara serentak sehingga diharapkan secara bersama kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari paparan covid-19.

“Kita berharap kedepannya Sulbar akan terjadi penurunan secara signifikan dan kita semua dapat terbebas dari covid-19. Seiring dengan adanya program vaksinasi bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Laporan Ketua Panitia oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr.  Muh Alief Satria Lahmudin menyampaikan, pelaksanaan Rakerkesda ini merupakan salah satu kegiatan untuk memprioritaskan pembangunan kesehatan guna meningkatkan akses kesehatan ujian komprehensif serta menciptakan koordinasi dan komunikasi yang baik antar daerah dan kabupaten serta pemerintah pusat

“Melalui Rumah Sakit pendidikan kesehatan ini pelayanan kesehatan di Sulbar dapat semakin maju dan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan ke depan,” tandas Alief.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here