Penyelenggaraan Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)

0
345

Pembangunan
Kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang sesuai
dengan UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud
derajat kesehatan masyarakat yang setingi-tingginya. Berbagai indikator
kesehatan masyarakat telah menunjukkan terjadinya peningkatan derajat kesehatan
masyarakat Indonesia yang signifikan. Indikator tersebut antara lain adalah
terjadinya peningkatan umur harapan hidup, terjadinya penurunan angka kematian
ibu melahirkan, terjadinya penurunan angka kematian bayi dan balita serta
terjadinya penurunan prevalensi gizi kurang pada anak balita.

Pencapaian tersebut tidak lepas
dari ketersediaan sumber daya yang memadai untuk melaksanakan berbagai program kesehatan,
antara lain sumber daya manusia   kesehatan
terdiri dari tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan merupakan unsur utama yang
mendukung  subsistem kesehatan Iainnya.

Untuk menjawab tuntutan dan
kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, pemerintah kemudian menetapkan bahwa tenaga kesehatan adalah tenaga
yang memiliki jenjang pendidikan minimum Diploma III. Hal tersebut dituangkan
dalam UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan pasal 9 yang menyatakan
bahwa tenaga kesehatan harus memiliki kualifikasi minimum Diploma Tiga kecuali
tenaga medis. Sementara itu, harus diakui bahwa di lapangan saat ini masih
banyak tenaga yang bekerja di unit pelayanan, khususnya didaerah terpencil,
tertinggal serta perbatasan dan kepulauan (DTPK), yang memiliki jenjang
pendidikan menengah (JPM) dan jenjang pendidikan Diploma I (JPT DI), yang belum
memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal sesuai profesinya
karena berbagai kendala padahal mereka telah memiliki pengalaman bekerja cukup
lama, memliki kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan, kursus, dan
pendidikan non-formal lainnya.

Pada periode tahun 2017
sampai dengan 2020, Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Kementerian Ristek
Dikti telah mengembangkan Program Percepatan Peningkatan Kualifikasi Tenaga
Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan melibatkan 471
Program Studi pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang ditunjuk sebagai
penyelenggara RPL berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan
Tinggi Republik Indonesia, Nomor 113/M/KPT/2017 tahun 2017 dan Nomor
181/M/KPT/2018 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Percepatan Pendidikan
Tenaga Kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau. Dalam program tersebut,
dilakukan pengakuan capaian pembelajaran tenaga kesehatan dalam jabatan selama
melaksanakan tugasnya yang diperoleh dari pendidikan nonformal, informal, dan
atau pengalaman kerja kedalam pendidikan formal jenjang kualifikasi Diploma
Tiga. Dengan pengakuan capaian pembelajaran ini, maka tenaga kesehatan dalam
jabatan dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang kualifikasi Diploma Tiga
tanpa perlu mengikuti semua mata kuliah dalam jenjang kualifikasi tersebut.

Tenaga kesehatan yang telah
ditingkatkan kualifikasinya melalui Program Percepatan Pendidikan Tenaga
Kesehatan sampai dengan tahun 2020 berjumlah 34.628 orang. Namun demikian sampai
dengan saat ini masih terdapat tenaga kesehatan yang masih bekerja dan telah
memiliki pengalaman selama beberapa tahun di beberapa fasilitas kesehatan tidak
lagi memenuhi syarat untuk bekerja sebagai tenaga kesehatan karena
kualifikasinya belum memenuhi syarat sebagai tenaga kesehatan (belum memiliki
kualifikasi Diploma Tiga). Selain itu, terdapat usulan dari Dinas Kesehatan,
Organisasi Profesi, Asosiasi Institusi Pendidikan serta masyarakat untuk dapat
mengikuti RPL.

Mengingat hal tersebut,  Kementrian Kesehatan berencana untuk melanjutkan program tersebut dengan melibatkan beberapa Perguruan Tinggi sebagai penyelenggara pada tahun 2021. Dan saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten melakukan pendataan untuk tenaga kesehatan pendidikan dibawah Diploma III untuk dapat diusulkan mengikuti Program RPL di tahun 2021.

By.      Andi Karyawati, SKM., M.Kes

Administrator
Ahli Muda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here