Pelatihan Penanggulangan KLB dan Wabah bagi TGC Puskesmas Sulawesi Barat

0
924

Kejadian Luar Biasa (KLB)
penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat
menyebabkan jatuhnya korban kesakitan dan kematian yang banyak, menyerap
anggaran biaya yang besar dalam upaya penanggulangannya, berdampak pada sektor
ekonomi, pariwisata serta berpotensi menyebar luas lintas kabupaten/kota, provinsi
bahkan antar negara.

Kejadian KLB perlu dideteksi
secara dini dan diikuti tindakan yang cepat dan tepat, perlu diidentifikasi
adanya ancaman KLB beserta kondisi rentan yang memperbesar risiko terjadinya
KLB agar dapat dilakukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi
kemungkinan KLB.

Atas dasar inilah maka sangat
dibutuhkan peningkatan kapasitas tenaga puskesmas khususnya Tim Gerak Cepat
(TGC) Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam upaya melakukan respon pencegahan dan
penanggulangan KLB di wilayah kerjanya. Untuk itulah Dinas Kesehatan Provinsi
Sulawesi Barat melalui dukungan Anggaran bersumber Dana Dekonsentrasi
melaksanakan pelatihan bagi tenaga TGC di Puskesmas Angkatan 1 yang
dilaksanakan di Hotel Grand Putra Mamuju, 13 – 18 Juni 2021.

Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi Sulawesi Barat, drg. H. Asran Masdy, SKG, MAP dalam sambutannya kepada
peserta yang berasal dari puskesmas mengatakan pentingnya peningkatan kapasitas
tenaga Puskesmas khususnya TGC Puskesmas dalam upaya melakukan respon
pencegahan dan penanggulangan KLB dan wabah di wilayah kerjanya. Peningkatan
kapasitas TGC ini menjadi prioritas nasional, sehingga akan dilaksanakan juga
34 provinsi  lain di Indonesia.

Peserta TGC Angkatan Pertama
berasal dari Puskesmas :

  1. Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju
  2. Puskesmas Sendana 2 Kabupaten Majene
  3. Puskesmas Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar
  4. Puskesmas Mamasa Kabupaten Mamasa
  5. Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah
  6. Puskesmas Pasangkayu 1 Kabupaten Pasangkayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here