Pelatihan Penanggulangan KLB dan Wabah bagi TGC Puskesmas Sulawesi Barat

0
47

Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan jatuhnya korban kesakitan dan kematian yang banyak, menyerap anggaran biaya yang besar dalam upaya penanggulangannya, berdampak pada sektor ekonomi, pariwisata serta berpotensi menyebar luas lintas kabupaten/kota, provinsi bahkan antar negara.

Kejadian KLB perlu dideteksi secara dini dan diikuti tindakan yang cepat dan tepat, perlu diidentifikasi adanya ancaman KLB beserta kondisi rentan yang memperbesar risiko terjadinya KLB agar dapat dilakukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan KLB.

Atas dasar inilah maka sangat dibutuhkan peningkatan kapasitas tenaga puskesmas khususnya Tim Gerak Cepat (TGC) Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam upaya melakukan respon pencegahan dan penanggulangan KLB di wilayah kerjanya. Untuk itulah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melalui dukungan Anggaran bersumber Dana Dekonsentrasi melaksanakan pelatihan bagi tenaga TGC di Puskesmas Angkatan 1 yang dilaksanakan di Hotel Grand Putra Mamuju, 13 – 18 Juni 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, drg. H. Asran Masdy, SKG, MAP dalam sambutannya kepada peserta yang berasal dari puskesmas mengatakan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga Puskesmas khususnya TGC Puskesmas dalam upaya melakukan respon pencegahan dan penanggulangan KLB dan wabah di wilayah kerjanya. Peningkatan kapasitas TGC ini menjadi prioritas nasional, sehingga akan dilaksanakan juga 34 provinsi  lain di Indonesia.

Peserta TGC Angkatan Pertama berasal dari Puskesmas :

  1. Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju
  2. Puskesmas Sendana 2 Kabupaten Majene
  3. Puskesmas Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar
  4. Puskesmas Mamasa Kabupaten Mamasa
  5. Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah
  6. Puskesmas Pasangkayu 1 Kabupaten Pasangkayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here