Kegiatan Intervensi Program Marasa Bidang Kesehatan di Desa Bambakoro

0
353

Salah satu program strategis  Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, H. Ali Baal Masdar adalah Program Marasa untuk desa dengan kategori tingkat ekonomi dan pendidikan yang masih rendah serta bermasalah dari aspek kesehatan. Program sudah sangat jelas tertuang dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Barat 2017-2022 melalui Perda Nomor 8 tahun 2017.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Kegiatan Intervensi Program Marasa Bidang KesehatanDesa Bambakoro Kecamatan Lariang Kabupaten Pasangkayu pada tanggal 30 November s.d 01 Desember 2021di Desa Bambakoro, Kec.Lariamg, Kabupaten Pasangkayu.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Bidang Kesmas kabupaten pasangkayu, Camat Lariang, PMD Provinsi Sulbar, Kepala Seksi KIA dan Gizi, Kepala Puskesmas Lariang, Sekdes Desa Lariang, PKK Desa Lariang, Kepala Dusun/Lingkungan, Kader Kesehatan, Staf Puskesmas Laring dan Pustu Desa Bambakoro, Staf Pustu Desa Bambakoro, Tokoh Pemuda

Untuk identifikasi masalah kesehatan Desa Bambakoro Kecamatan lariang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini Dinas Kesehatan, telah melakukan Asesment tanggal 27 oktober 2020 yaitu upaya  untuk mendapatkan data dan informasi dengan melakukan diskusi dengan aparat pemerintah desa, petugas puskesmas dan pustu.  

Konsep Program Marasa Merupakan bentuk Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mendorong dan mempercepat Akselerasi kemajuan pembangunan desa menuju status berkembang dan hingga berstatus mandiri.

Pendekatan Program melalui 3 pilar pembangunan yaitu Mandiri, Cerdas dan Sehat yang akan memicu berkembangnya potensi desa dan usaha ekonomi rakyat, peningkatan akses sumberdaya alam desa dan pemasaran produk unggulan desa, meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dr. H. Muhammad Alief Satria Lahmuddin menyampaikan dibutuhkan upaya nyata mulai dari dusun atau tingkat lingkungan dan desa untuk bersama –sama bergandengan tangan melakukan evaluasi dan perbaikan menuju kualitas hidup dan derajat kesehatan yang lebih baik. Kesehatan bukan segalanya namun tanpa kesehatan segalanya tidak berarti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here